Tips Wisata Pulau Padar – Pulau Padar adalah pulau ketiga terbesar di kawasan Taman Nasional Komodo, setelah Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Tapi, berbeda dengan kedua pulau tetangganya, pulau ini tidak dihuni oleh komodo.

Di sekitar Pulau Padar terdapat tiga atau empat pulau kecil lainnya. Pulau ini termasuk sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, karena berada dalam wilayah Taman Nasional Komodo, bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Gili Motang. 

Pulai Padar menempati wilayah seluas 14,09 km² dengan topografi terjal dengan gunung-gunung vulkanik dalam laut yang curam dan bukit-bukit yang berhadapan dengan teluk laut yang dalam. Padar memiliki iklim kering dengan semak-semak dan pepohonan padang rumput yang menutupi pulau, menciptakan kondisi bukit sabana yang indah.

Untuk jenisburung yang ada di Pulau Padar ini diantaranya: Burung Elang, Alap-Alap, Gagak, Pergam, Perkutut Jawa, Burung Gereja, Sesap Madu, Walet dan Kuntul. Untuk reptile, ada Ular Hijau, Ular Watok, Ular Lidi, Gecko, Penyu ijau dan Penyu Sisik. Sedangkanfauna lainnya, ada Rusa dan Kalong. Adapun untuk flora, di Pulau Padar hidup pohon Rotan, Bambu, Asam, Kepuh, Bidara dan Bakau.

Pulau Padar memiliki empat teluk yang dalam dengan pasir pantai dalam berbagai warna: putih, abu-abu dan merah muda. Di sekitar pulau ini terdapat juga beberapa tempat yang populer untuk scuba diving dan snorkeling. Jadi, selain bisa menikmati pemandangan indah yang menakjubkan Anda juga bisa sekalian bercengkerama dengan penghuni lautan.

Aktivitas

Pulau Padar Labuan Bajo, sumber ig johan_drone_adventures
Pulau Padar Labuan Bajo, sumber ig @johan_drone_adventures

Aktivitas di Pulau Padar yang bisa Anda lakukan antara lain, tracking, adventure, bird watching, snorkeling, scuba diving, dan enjoy the view.

Sayangnya, untuk menuju ke Pulau Padar ini tidak ada public boat yang  tersedia. Maka, karena harga sewa kapal pribadi mahal, sebaiknya Anda mengikuti paket tour yang banyak ditawarkan.

Tips Wisata Pulau Padar

Lalu, apa saja persiapan yang diperlukan saat mengunjungi Pulau Padar? Berikut ini ulasan lengkapnya.

1. Mempersiapkan Mental Maksimal

Perjalanan menuju puncak Pulau Padar tidaklah mudah. Konturnya yang menanjak membuat kita harus trekking di kemiringan 45 derajat dan melewati anak tangga (sebagian kayu, batu dan makin ke atas tak beraturan bentuknya) dengan jumlah sekitar 300 lebih anak tangga.

Maka, mental maksimal pun diperlukan. Sekalinya sudah datang ke Pulau Padar, niatkan sampai ke puncak tujuan dan jangan cuma duduk-duduk di pos jaga yang ada di bawah saja (kecuali yang punya alasan faktor U). Percaya, segala lelah akan sepadan dengan pemandangan yang sungguh indah. Ingat, niat kuat akan membawa Anda bisa mencapai puncaknya.

2. Memastikan Fisik Baik

Karena Anda bakalan trekking di Pulau Padar maka kesiapan fisik yang baik sangatlah diperlukan. Buat yang sudah rutin berolahraga atau terbiasa jalan kaki sehari-hari tidak masalah. Tapi, bagi yang tidak pernah, bakalan ngos-ngosan.

Maka, kalau ke Pulau Padar, siapkan fisik dengan baik. Juga untuk stamina agar pendakian lancar jaya sebaiknya sudah isi perut sebelumnya.

3. Memakai Pelindung Matahari

Pulau Padar Labuan Bajo, sumber ig gembel_traveller
Pulau Padar Labuan Bajo, sumber ig @gembel_traveller

Namanya juga trekking di alam terbuka, tentu mesti siap kena paparan sinar matahari yang makin siang makin berbahaya bagi kulit Anda. Maka perlengkapan perang buat perlindungan adalah must bring item kalau traveling ke Pulau Padar.

Oleskan tabir surya untuk muka dan badan, kenakan topi, masker juga kacamata. Jangan sampai pulang liburan dari Labuan Bajo teman-teman atau tetangga tidak mengenali Anda karena parah tingkat kegosongannya. Jadi, oles-oles dulu sebelum pergi dan ulangi oleskan lagi jika perlu nanti biar Anda terlindung dari paparan zat berbahaya dari sinar matahari.

4. Membawa Bekal Air Minum

Kalau ke Pulau Padar itu sebaiknya pagi-pagi sekali atau jelang senja saja, begitu pesan dari yang sudah berpengalaman ketika Anda mau mengunjungi pulau ini. Ternyata benar adanya, kalau tidak tepat waktunya, seperti mendekati siang hari, teriknya itu luar biasa. Karena hampir tidak ada pepohonan di kontur perbukitannya, maka teriknya Sang Surya bakalan bikin Anda keringatan plus kehausan nantinya.

Sebotol air minum pun wajib Anda bawa sebagai bekal trekking di Pulau Padar. Kalau bisa bawa, lebih pun akan lebih baik untuk menghidari dehidrasi. Pasalnya, karena ini lingkungan Taman Nasional, jadi tidak ada yang jualan makanan atau minuman. Cuma ada seorang penjual kelapa muda (airnya saja) seharga 30 ribu rupiah per butirnya. Maka, bawa air minum sebelum ke Pulau Padar itu wajib hukumnya.

5. Memakai Pakaian dan Sepatu yang Nyaman

Namanya juga trekking, jadi mesti siap kotor-kotoran, kena debu, keringatan, kepanasan, melompat, berlari kecil. Maka, pakaian dan sepatu yang nyaman adalah kunci agar Anda tetap bebas beraktivitas. Jangan sampai pakai high heel, juga pakaian yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat.

Pilih baju yang berbahan adem pun yang modelnya leluasa bagi gerak Anda. Selain itu, alas kaki yang sesuai agar nyaman buat jalan. Pokoknya, jangan salah kostum, biar Anda lancar sampai ke puncaknya.

6. Mencari Waktu yang Terbaik

Best moment di Pulau Padar adalah saat sunrise dan sunset. Pilih paket yang menyertakan pilihan ini jika memang pengin sekali. atau ambil yang Phinisi Tour yang biasanya sudah parkir di sini sejak dini hari dan siap menyambut terbitnya matahari di sini.

Tapi biasanya ini untuk wisatawan yang stay 3-4 hari di Labuan Bajo. Tapi jangan khawatir, kapanpun waktunya tetap akan kita dapatkan pemandangan yang luar biasa.

7. Membawa Kamera

Pulau Padar, sumber ig amrandode
Pulau Padar, sumber ig @amrandode

Sudah siap jiwa raga, jangan lupa bawa kamera. Meski bisa foto-foto pakai HP, kalau ada kamera yang keren tentu bakal makin bagus. Ambil saja sudut gambar dari sisi terbaik di pulau ini (yang viral di sosmed).

Tapi mesti hati-hati karena lokasi berbatu, dan spot foto butuh Anda menaiki titik itu, jadi tidak perlu grusa-grusu. Perhatikan tempatnya dan utamakan keselamatan jiwa. Jangan sampai demi foto yang bagus, Anda kenapa-napa nantinya. Big NO for eksis yang endingnya nangis.

8. Membawa Baju Renang dan Baju Ganti

Di Pulau Padar sudah ada dermaga, jadi turun dari boat Anda bisa langsung naik ke dermaga. Jadi, tidak  perlu takut berbasah-basah ria. Tapi nanti di tujuan berikutnya, Pink Beach, belum ada dermaga. Jadi Anda turun dan jalan menuju pantai dengan ketinggian air sedengkul. Maka sebaiknya bawa pakaian ganti buat antisipasi.

Jika berencana mau snorkelling atau scuba diving jangan lupa bawa baju renang atau selamnya. Selain itu, properti penunjang jika punya. Meski pihak penyelenggara tur biasanya sudah menyediakan juga.

9. Membuang Sampah Pada Tempatnya

Pulau Padar masih bersih dan alami. Maka, mari jaga dengan tidak membuang sampah sembarangan di sini. Jika tidak menjumpai tempat sampah bawa pulang saja sampahnya dan buanglah nanti di tempatnya. Jaga alam dan jangan kotori agar anak cucu nanti juga bisa menikmatinya.

Jangan lupa perhatikan peringatan dari pengelola Taman Nasional Komodo yang ada di pos jaga di Pulau Padar: jangan membuang jangkar, jangan merokok selama trekking, jangan berburu satwa, jangan membuang sampah sembarangan, dan jangan menyalakan api


Kalau sudah siap sedia, selamat menikmati Pulau Padar yang sungguh mempesona. Ucapkan puja-puji pada Illahi Rabbi saat Anda sudah di puncaknya. Bersyukurlah akan keindahan alam yang dianugerahkan Allah Ta’ala pada Indonesia.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips wisata Pulau Padar yang penting untuk Anda ketahui. Bagi yang mau berwisata ke Labuan Bajo, bisa ambil paket tour di labuanbajotour.com. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.