Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu propinsi dengan keanekaragaman budaya, hayati dan pesona alam paling menakjubkan di Indonesia bagian Timur yang berlokasi tidak jauh dari negara tetangga, Timor Leste. Gunung Golo atau dikenal juga dengan Gunung Mbeliling merupakan gunung tertinggi di propinsi tersebut tepatnya di Manggarai Barat.
Gunung setinggi 1.300 m di atas permukaan air itu dinamai Mbeliling karena lokasinya memang di Mbeliling dan merupakan rumah bagi ribuan fauna, flora dan kekayaan alam lain mulai dari burung gagak khas flores, pusat mata air jernih bagi Kecamatan Komodo barat, Sano Nggoang selatan, dan Mbeliling Utara dan Timur.

Rute Menuju Lokasi

Lokasi detail wisata ini terletak di Kabupaten Manggarai tepatnya di kawasan hutan lindung Mbeliling di Labuan Bajo. Apabila anda berangkat menggunakan pesawat, dapat turun di bandara terdekat atau disarankan turun di Denpasar (sekaligus mampir ke Pantai Sanur dan Kuta) baru kemudian naik kapal Feri jarak jauh selama kurang lebih 4 sampai 5 jam ke Nusa Tenggara Timur.

Sesampai di sana, naik bus umum ke Labuan Bajo yang di situ pula terdapat Manta Point yang tidak boleh dilewatkan untuk bertemu para Manta yang kemudian dapat melanjutkan perjalanan dengan mobil sewa yang akan mengantar anda paket tur wisata mengunjungi kawasan hutan lindung hingga mendaki ke puncak gunung Mbeliling.

Harga Tiket Masuk

Untuk dapat menjelajah ke lokasi hutan lindung ini memang tidak dipungut biaya besar, namun anda tetap harus mempersiapkan dana yang tidak sedikit untuk menyewa sejumlah sarana prasarana termasuk guide terutama bagi yang ingin mendaki ke puncak gunung Mbeliling minimum mempersiapkan biaya Rp 1.000.000,.

Mbeliling Labuan Bajo (jalanwisata.id)

Mbeliling Labuan Bajo (jalanwisata.id)

Fasilitas dan Obyek Wisata

1. Habitat flora dan fauna

Gunung Mbeliling ini juga ditetapkan oleh pemerintah sebagai kawasan hutan lindung yang sudah sewajarnya kita lestarikan bersama guna menghindari nasib kepunahan bagi penghuni nusantara mulai dari gagak flores, burung unik dengan 77 suara, Kaka Ngkiong, hingga 29 jenis burung lain yang keberlangsungannya mulai memperihatinkan dan harus terus dipantau agar jumlahnya tidak terus menurun.

2. Trek puncak favorit

Di sana ada gunung, di sana pasti ada jalur pendakian yang mengundang para pendaki terpanggil untuk memenuhi hasrat berpetualang mereka. Diidentifikasi sebagai gunung tertinggi di Nusa Tenggara Timur, Gunung Mbeliling memiliki sejumlah trek menuju puncak ekstrim yang menjadi favorit para petualang sebut saja jalur melalui desa Liang, Cunca Lolos, Ndara, Roe dan Melo.

3. Kawasan hutan Mbeliling

Tidak hanya rumah bagi 29 jenis burung seperti burung kehicap, gagak dan serindit flores namun di kawasan kaki gunung ini merupakan kawasan hutan paling luas di Nusa Tenggara Timur dengan total 120 km2 yang terbagi atas 41.8 km2 kawasan konservasi dan sisanya sebagai hutan lindung dengan lokasi pemantaun langsung lembaga peneliti burung internasional yaitu BirdLife research.

4. Saksi peninggalan zaman purba

Selain dari segi alami habitat ribuan keanekaragaman hayati, kawasan hutan lindung di sekitar gunung Mbeliling ini juga menjadi saksi dan rumah bagi peninggalan sisa-sisa zaman purba jutaan tahun silang mulai dari temuan fosil hewan dan tumbuhan yang punah akibat jatuhnya meteor raksasa yang melenyapkan hampir seluruh populasi dan memaksa makhluk hidup untuk berevolusi.

Menghabiskan waktu di puncak gunung Mbeliling menikmati nuansa kawasan hutan lindung merupakan keinginan yang sudah seharusnya tertanam bagi masyarakat Indonesia yang harus bersyukur dengan kelimpahan flora dan faunanya untuk dilestarikan apalagi dengan mendaki gunung tertinggi di NTT, gunung Mbeliling, dengan pesona melalui trek yang luar biasa. Demikian ulasan mengenai gunung Mbeliling. Semoga memberi pencerahan untuk tujuan-tujuan wisata selanjutnya. Jangan lupa untuk kunjungi ulasan lainnya mengenai Labuan Bajo di halaman kami. Selamat berwisata!