Select Page

Berlibur ke Nusa Tenggara Timur merupakan impian semua orang hingga mampu menarik perhatian turis mancanegara karena pesona alam dan sejuta keanekaragaman hayati yang ditawarkan salah satu propinsi paling eksotis di Indonesia Timur ini mulai dari Manta Point dimana anda dapat berinteraksi dengan ikan pari Manta hingga gunung Mbeliling dan hutan lindung di sekitarnya yang tidak boleh dilewatkan.

Tak ketinggalan, Danau Sano Nggoang juga harus masuk sebagai daftar list tujuan wisata apabila anda berkesempatan berkunjung ke Manggarai Barat. Danau vulkanik dengan lokasi yang tidak jauh dari air terjun Cunca Wulang, Cunca Rami hingga Taman Nasional Komodo ini tercatat sebagai danau terbesar di NTT dengan akses ekstrim yang tentunya akan memicu tantangan bagi para pecinta adrenalin.

Rute Menuju Lokasi

Untuk sampai di danau vulkanik terbesar ini, pengunjung akan menemui sejumlah jalur terjal. Lokasi detail wisata ini terletak di Kabupaten Manggarai tepatnya di kawasan hutan lindung Mbeliling di Labuan Bajo. Apabila anda berangkat menggunakan pesawat, dapat turun di bandara terdekat atau disarankan turun di Denpasar (sekaligus mampir ke Pantai Sanur dan Kuta).
Dari Bali baru kemudian naik kapal Feri jarak jauh selama kurang lebih 4 sampai 5 jam ke Nusa Tenggara Timur. Sesampai di sana, naik bus umum ke Labuan Bajo yang di situ pula terdapat Manta Point, lalu menuju dusun Nunang sejauh 3 sampai 4 jam dengan suguhan pemandangan alam yang tidak ada habisnya.

Harga Tiket Masuk

Tiket masuk dikenai tidak lebih dari Rp 20.000 namun banyaknya keperluan untuk tranportasi dan calo membuat pengeluaran dapat membengkak.

Fasilitas dan Obyek Wisata

Adat Kapu, sumber ig acik_poa

Adat Kapu, sumber ig @acik_poa

1. Upacara adat Kapu

Setelah melalui perjalanan panjang dan mendebarkan, pengunjung akan disambut oleh warga setempat di Dusun Nunang dengan upacara adat Kapu yang merupakan upacara singkat untuk menyambut tamu dikarenakan tempat ini merupakan spot dari tourism information di jajaran ibukota Wae Sano. Melihat dan disambut langsung oleh budaya yang dilestarikan warga setempat merupakan pengalaman luar biasa.

Sunset Danau Sano Nggoang, sumber ig mbhum

Sunset Danau Sano Nggoang, sumber ig @mbhum

2. Spot sunset

Tidak hanya dicap sebagai danau vulkanik terbesar, namun alasan lain pengunjung ramai mendatangi danau Sano Nggoang ini tidak lain adalah untuk melihat sunset yang terbenam indah melalui celah di perbukitan yang mengelilingi danau.

3. Tracking menantang

Salah satu jalur atau trek menuju puncak bukit yang mengelilingi danau Sano Nggoang dan menjadi favorit jalur bagi wisatawan lokal hingga mancanegara adalah jalur menuju puncak Golo Dewa atau disebut juga sebagai puncak Savana karena memang vegetasi di atas puncak tersebut sangat asri dan dihiasi rimbunan pepohonan hijau dan dari atas dapat dilihat langsung pemandangan danau dan desa setempat.

4. Birds-sighting

Tidak jauh dari kawasan hutan lindung di Gunung Mbeliling, danau tersebut juga masih terusan dari habitat ribuan burung dan spesies lain sehingga pengunjung tidak hanya dapat menikmati pertunjukkan budaya masyarakat setempat, keindahan danau dan puncak Glo Dewa namun juga akan berkesempatan melihat atau sekedar mendengar bunyi cuitan dari burung-burung langka penghuni hutan NTT.

Danau Sano Nggoang, sumber ig rmradityo

Danau Sano Nggoang, sumber ig @rmradityo

5. Berenang di sekitar danau

Tidak hanya tercipta untuk dilihat dan dijadikan landscape foto, pengunjung juga dapat berenang air hangat di area sekitar danau yang tidak berdekatan dengan warung kopi.

Menghabiskan waktu di danau vulkanik terbesar di NTT merupakan pengalaman yang layak untuk dicoba bagi anda para pecinta budaya, lingkungan asri, kedamaian, ruang hijau serta penyayang flora dan fauna. Demikian ulasan menarik dari Danau Sano Nggoang. Selamat berwisata di Labuan Bajo!