Select Page

Flores memiliki banyak destinasi wisata alam yang indah, salah satunya adalah Gua Rangko. Tempat ini diibaratkan sebagai oase bagi para turis yang mencari lokasi penjelajahan alternatif. Gua ini termasuk gua yang rahasia karena belum banyak orang yang tahu mengenai keberadaannya. Nama Rangko diperoleh karena letaknya di desa Rangko, kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.

Info Seputar Gua Rangko

Perjalanan menuju gua

Dari Labuan Bajo, letak gua adalah di sebelah Utara. Untuk menuju ke sana, ada dua cara yang bisa digunakan para wisatawan yaitu menggunakan perahu kayu atau kapal cepat. Jika menggunakan perahu kayu, lama perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam sementara kapal cepat hanya berkisar sekitar 30 menit. Kedua perjalanan dilakukan mulai dari Pelabuhan Labuan Bajo.

Setelah tiba di kecamatan Boleng, maka wisatawan perlu pergi menggunakan jasa kendaraan penduduk lokal yang umumnya berupa motor. Tidak ada angkutan umum menuju gua tersebut. Perjalanan bisa memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam. Setibanya di desa Rangko, turis masih harus pergi ke gua tersebut menggunakan perahu selama 10 menit perjalanan.

Nantinya, untuk pergi ke dalam gua, hanya membutuhkan jalan kaki saja selama lima menit. Karena perjalanan yang cukup panjang, tidak heran gua ini begitu sepi dari wisatawan. Itulah sebabnya, tempat ini jadi sangat spesial untuk dijelajahi.

Goa Rangko, sumber ig shafiqchulan

Goa Rangko, sumber ig @shafiqchulan

Trek yang menantang

Untuk masuk ke dalam gua, wisatawan ditantang untuk berani menyebrangi jembatan yang terbuat dari kayu. Jembatan tersebut memang sengaja dibuat oleh penduduk lokal agar tempat ini menjadi lokasi wisata yang bisa diakses para turis. Di bawah jembatan adalah air laut yang sangat bersih sehingga melewatinya dari atas sekalipun masih bisa melihat koral-koral yang indah.

Waktu kunjungan terbaik

Menurut para penduduk lokal, waktu terbaik untuk mengunjungi gua rangko adalah saat siang hari. Sinar matahari yang masuk melalui lubang gua akan memunculkan efek iluminasi pada dinding-dindingnya. Pemandangan tersebut akan menjadi panorama yang indah bagi pengunjung, karena kunjungan selain di siang hari, suasana gua lumayan gelap.

Berenang di kolam

Aktivitas yang utama ketika mengunjungi gua adalah berenang. Di dalam gua ada sebuah bentukan menyerupai kolam yang warna airnya jernih dan merupakan air laut. Kedalaman kolam tersebut hanya berkisar 3 hingga 4 meter saja. Kandungan garam di kolam ini cukup tinggi sehingga pastikan tidak ada luka di tubuh sebelum berenang.
Turis juga dapat melompang dari tebing gua ke dalam kolam tersebut. Namun, untuk menjaga kebersihannya, pengunjung dilarang untuk membuang sampah dan juga buang air kecil ketika berada di dalam kolam. Momen berenang di kolam ini akan sangat menyenangkan dan merasa bebas karena benar-benar tak banyak yang mengetahui letak gua ini.

Pulau Gusung, sumber ig langkahjauh

Pulau Gusung, sumber ig @langkahjauh

Beristirahat dan Berjemur di Pantai Pulau Gusung

Karena letaknya yang berada di Pulau Gusung, maka wisatawan bisa menghabiskan waktu untuk beristirahat di bagian pesisir pantainya. Biasanya turis dilarang untuk makan dan minum saat berada di dalam gua agar tidak ada sampah di bagian kolam asinnya. Untuk itu, lebih baik untuk pergi ke pantainya yang berupa gumuk pasir dan tidak ada pohon besar.

Sebelum masuk gua di siang hari, pengunjung bisa beristirahat terlebih dahulu setelah perjalanan jauh menuju Pulau Gusung. Di tempat ini juga cocok untuk berjemur sebelum masuk ke dalam Gua Rangko. Jadi sebelum memutuskan untuk pergi ke gua, maka persiapkan diri karena perjalanan pulang pergi dan bersenang-senangnya memakan waktu seharian.

Demikian ulasan tentang keindahan surga terpendam di Gua Rangko, Labuan Bajo. Bagi wisatawan yang gemar berpetualang dan menikmati pemandangan yang mempesona, Gua Rangko tidak mungkin bisa dilewatkan untuk menjadi salah satu tujuan wisata. Selamat berwisata!