Select Page

Sepanjang tahunnya, air terjun Cunca Wulang mengalirkan air yang segar menuju kolam di bagian bawah meski bebatuan asalnya adalah batu kapur. Destinasi ini menjadi tempat favorit bagi wisatawan yang datang ke Labuan Bajo dan ingin menikmati segarnya air terjun. Air terjun dikelilingi oleh formasi bebatuan kapur yang membentuk tebing-tebing tinggi.

Info Seputar Air Terjun Cunca Wulang

Tebing sempit

Di sekitar air terjun terdapat bongkahan tebing yang di bawahnya adalah aliran air dari air terjun, namun jarak di antara kedua tebing cukup sempit. Tebing tersebut adalah hasil formasi ribuan tahun lalu yang menganga sepanjang beberapa kilometer. Para pengunjung akan diperingatkan oleh pemandu wisata agar berhati-hati ketika beraktivitas di air terjun ini.

Aktivitas di air terjun

Beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para pengunjung diantaranya berenang di bagian kolam tepat terjunnya air, mendaki tebing, atau bahkan melompat dari tebing menuju air di bagian kolam alami. Untuk lompat tebing, ada beberapa spot yang biasanya sering dijadikan tempat khusus. Tetapi, tidak ada tenaga profesional yang mendampingi selama panjat tebing atau lompat tebing.

Sementara untuk berenang, pengunjung akan diminta untuk berhati-hati selama musim penghujan. Karena, aliran air akan lebih cepat dari biasanya dan debitnya juga lebih tinggi bahkan ketika intensitas hujannya rendah. Sehingga, sebelum melakukan aktivitas renang, biasanya pemandu akan mengecek kondisi apakah tempat ini aman atau tidak.

Air Terjun Cunca Wulang, sumber ig dbrussell

Air Terjun Cunca Wulang, sumber ig @dbrussell

Fasilitas

Tidak ada restoran atau penjual makanan apapun di tempat ini, sehingga sebaiknya pengunjung membawa makanan dan minuman sendiri. Untuk pemandu, biasanya orang lokal di sekitar air terjun dengan senang hati memandu wisatawan menuju air terjun Cunca Wulang dan gua. Jika ingin mengunjungi gua, pastikan para wisatawan membawa senter sebagai penerangannya.

Orang lokal di sekitar air terjun cukup ramah. Sehabis kelelahan berenang, panjang tebing atau lompat tebing, mereka terkadang menyiapkan air kelapa muda atau makanan kecil yang bisa dibayar dengan harga yang murah.

Cara Menuju Air Terjun

Posisi air terjun berada di 26 kilometer sebelah Timur Labuan Bajo. Perjalanan bisa dilakukan menggunakan Trans Flores. Tiba di Cekonbo, nanti direksi berbelok kiri menuju desa Wersawa. Dari desa tersebut, nanti pengunjung butuh menuruni perbukitan sejauh 4 km, yang memakan waktu sekitar 1 jam. Namun tenang saja, karena trek yang dilewati cukup mudah.

Selama berjalan menuju air terjun, wisatawan dapat melihat perkebunan dari tanaman pisang, vanilla, kopi, kacang dan coklat. Perkebunan tersebut nampak seperti hutan hujan yang lebat. Jalan pulangnya juga melewati rute yang sama. Sebelum masuk ke air terjun, wisatawan akan diminta biaya tiket masuk sebesar 30-50 ribu rupiah, belum termasuk pemandu lokal jika membutuhkan.

Jembatan di Sekitar Air Terjun Cunca Wulang, sumber ig nungkaweda

Jembatan di Sekitar Air Terjun Cunca Wulang, sumber ig @nungkaweda

Waktu Terbaik Berkunjung ke Air Terjun

Berkunjung ke air terjun tidak disarankan jika dilakukan saat musim penghujan. Hal tersebut disebabkan debit air yang tinggi dan alirannya yang kencang, sehingga tidak cocok untuk merasakan segarnya sensasi air segar saat berenang. Air terjun dan kolamnya berubah menjadi coklat karena lumpur bawaan, sehingga berbahaya bagi mereka yang tidak bisa berenang.

Selain itu, saat melintasi jalan untuk mencapai air terjun Cunca Wulang juga akan menjadi sulit. Jalanan yang masih berupa tanah akan berubah menjadi jalanan berlumpur yang membuatnya menjadi lecet dan rawan terpeleset. Tentunya, hal ini menjadi kendala bagi wisatawan yang tidak terbiasa melintasi jalanan seperti ini.

Demikianlah ulasan tentang Air Terjun Cunca Wulang. Semoga dapat memberikan tambahan referensi bagi wisata anda bersama keluarga. Jangan lupa untuk mengunjungi ulasan kami tentang wisata labuan bajo lainnya. Selamat berwisata!