Select Page

Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah wisata di Indonesia yang punya banyak potensi. Dengan popularitasnya yang terbilang baru, dibandingkan wilayah Bali, Jogjakarta dan Surabaya, Nusa Tenggara Timur masih menyimpan banyak potensi wisata. Salah satu yang terkenal bahkan hingga ke mancanegara adalah obyek wisata pulau Komodo. Dengan keberadaan Komodo yang mendiami salah satu pulau di Nusa Tenggara Timur ini, perhatian dunia bisa menjadikan pulau ini sebagai salah satu yang diresmikan oleh UNESCO sebagai situ warisan dunia. Karena Komodo adalah hewan yang umurnya sangat tua yang selamat dari bencana alam meletusnya gunung Krakatau.

Selain itu terdapat pula obyek wisata pantai dan pulau kecil yang luar biasa eksotisnya. Dibandingkan Bali atau wilayah lain yang cenderung padat, suasana pantai dan pulau yang masih alami yang terdapat di Nusa Tenggara Timur ternyata memberikan sensasi kepuasan yang berlipat ganda. Belakangan yang menjadi terkenal dengan potensi wisata pantai dan pulau kecilnya di Nusa Tenggara Timur adalah Labuan Bajo. Namun sebenarnya wilayah lainnya di Nusa
Tenggara Timur juga memiliki potensi yang tidak kalah dengan Labuan Bajo.

Bukan hanya pantai dan pulau kecil, potensi lainnya yang dimiliki oleh Nusa Tenggara Timur adalah Danau, air terjun dan Goa. Terdapat danau Tiga warna atau kelimuti yang memiliki keunikan dibandingkan danau-danau lainnya didunia. Danau yang berada di Ende ini bisa berubah-ubah warna sesuai dengan kondisi yakni berwarna merah, biru dan hijau. Selain itu terdapat pula air terjun cunca wulang. Ini bisa menjadi alternatif setelah banyak berinteraksi dengan air asin di pantai. Air terjun ini masih sangat alami dengan kejernihan airnya. Juga terdapat Goa Cermin juga Goa Rangko yang tidak kalah fenomenalnya. Goa Cermin merupakan goa yang terdapat kolam alami didalamnya sehingga sangat unik dan menarik untuk dicoba. Mengenai Goa Rangko, merupakan goa yang terkenal dengan keberadaan fosil berbentuk manusia yang ukuran lebih kecil (hobbit) yang saat ini dipugar untuk diteliti lebih jauh.

Sehingga secara keseluruhan Nusa Tenggara Timur bisa dibagi menjadi 5 zona yang disetiap zona menyimpan potensi masing-masing. Zona pertama adalah Labuan Bajo, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo. Zona dua adalah Ende dan sekitarnya hingga ke wilayah Sikka. Zona tiga adalah Alor, Flores Timur dan Lembata. Zona empat adalah Pulau Timor, Rote dan Sabu. Zona kelima adalah Waikabubak yang berada di wilayah Sumba.

Dengan potensi wisata yang luar biasa dan fasilitas yang masih berkembang, saat ini pemerintah setempat belum mampu memaksimalkan pengembangannya. Hal ini membuat Nusa Tenggara Timur belum sepopuler wilayah-wilayah lainnya. Juga belum adanya alternatif fasilitas wisata yang banyak sehingga untuk menuju ke sini wisatawan cenderung tidak memiliki banyak cara. Namun dengan fasilitas yang baru mulai berkembang ini saja, Nusa Tenggara Timur pada 2017 lalu menjadi menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif setempat menjadi wilayah wisata dengan potensi dan kunjungang terbaik ke-3 setelah Bali dan Surabaya (kupang.antaranews.com). Jika lebih dikembangkan lagi maka bisa jadi Nusa Tenggara Timur akan mengalahkan daerah-daerah lainnya.

Demikian sekilas ulasan singkat mengenai potensi wisata Nusa Tenggara Timur, salah satu obyek wisata eksotis di Indonesia. Fasilitas transportasi dan akomodasi seperti rental mobil, jasa sewa bus dan jalan raya juga sudah semakin baik dari waktu ke waktu tentunya. Oh ya, simak juga ulasan lainnya di halaman ini mengenai wisata Labuan Bajo. Semoga informasi ini bermanfaat dan jangan lupa untuk tetap waspada serta ikut serta menjaga lingkungan wisata di sekitar kita. Selamat berwisata!