Danau Kelimutu adalah salah satu tempat wisata yang gambarnya terdapat di alat pembayaran yang beredar di Indonesia untuk nominal uang 5000 rupiah dengan tahun terbit 1992. Keindahan Danau Kelimutu berada di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Nama Kelimutu sendiri berasal dari kata “Keli” yang artinya gunung dan “Mutu” yang memiliki arti mendidih.

Danau Kelimutu yang dikenal juga dengan danau tiga warna ini memberikan suguhan pemandangan alam yang memanjakan mata setiap wisatawan yang berkunjung dengan kemilau warna warni airnya. Bagi anda yang suka menikmati sunrise dapat berkunjung ke tempat wisata tersebut bersama keluarga atau teman anda. Mari kita kenali Keindahan Kelimutu Lake dan tempat wisata disekelilingnya.

Keunikan dan Pesona Danau Kelimutu

Danau Tiga Warna, sumber ig kupangnet

Danau Tiga Warna, sumber ig @kupangnet

1. Pesona Danau Kelimutu

Pesona keindahan Danau Kelimutu tidak terlepas dari danau tiga warna yang warnanya dapat berubah-ubah dan juga berkembangnya mitos yang selama ini dipercayai oleh penduduk sekitar. Perubahan warna ketiga danau itu disebabkan oleh komposisi mineral yang terdapat dalam danau itu.

Ketiga danau tersebut bernama Tiwu Ata Polo (danau warna merah), Tiwu Nua Muri Koo Fai (danau warna biru) dan Tiwu Ata Mbupu (danau warna putih) Tiga danau yang memiliki luas sekitar 1.051.000 meter persegi, menurut kepercayaan penduduk sekitar memiliki perbedaan makna sesuai dengan namanya.

Tiwu Ata Polo adalah tempat untuk jiwa-jiwa yang telah meninggalkan dunia bagi orang yang semasa hidupnya melakukan kejahatan. Danau yang bernama TIwu Nua Muri Koo Fai sebagai tempat bagi jiwa muda mudi yang telah meninggal. Sedangkan Tiwu Ata Mbupu tempat berkumpulnya jiwa orang tua yang telah meninggal.

Bagi anda yang gemar mengisi feed instagram dengan pemandangan alam yang mengagumkan, danau kelimutu tiga warna ini menjadi pilihan yang layak untuk anda kunjungi. Pastikan anda mengajak orang terdekat seperti keluarga, teman, atau pacar untuk membagi keindahan Danau Kelimutu yang pesonanya sudah terkenal oleh wisatawan asing.

Sunrise Danau Kelimutu, sumber ig leolay0920

Sunrise di Danau Kelimutu, sumber ig @leolay0920

2. Menikmati Sunrise di Puncak Kelimutu

Selain disajikan oleh pemandangan tiga danau warna yang di nikmati dari puncak Danau Kelimutu, anda juga dapat menunggu datangnya sang fajar menampakan diri disela-sela bukit sambil menikmati minuman favorite anda seperti kopi atau teh panas yang di jual disekitar. Agar tidak ketinggalan momen sunrise jangan lupa datang ke puncak Kelimutu sebelum matahari terbit.

3. Festival Pati Ka

Festival ini merupakan ritual adat tahunan yang diselenggarakan setiap tanggal 14 Agustus oleh suku Lio. Pati Ka ini memiliki arti memberi makan, yaitu memberikan sesajen kepada leluhur Danau Kelimutu. Suku Lio mempercayai bahwa danau tersebut merupakan peristirahatan terakhir bagi jiwa-jiwa yang kembali setelah perjalanan hidup berakhir.

Dalam ritual ini para sesepuh suku Lio mengenakan pakaian adat berupa sarung tenun dan ikat kepala. Prosesi upacara adat ini diawali dengan pembacaan doa oleh para sesepuh suku Lio. Pembacaan doa tersebut untuk memberkati makanan dan minuman yang akan dipersembahkan untuk para leluhur.

Makanan dan minuman yang disajikan di mangkuk yang terbuat dari tanah liat tersebut terdiri dari nasi merah, daging babi, kopi, dan air putih. Para rombongan yang membawa piring sesaji berbaris rapi yang dipimpin oleh tetua adat menuju ke Batu Arwah, sambil membunyikan gong setiap menapaki undakan anak tangga.

Sesampainya di Batu Arwah tetua adat dan para rombongan yang membawa sesaji duduk melingkar ditempat berkumpulnya arwah. Selanjutnya para rombongan memulai ritual dengan berdoa untuk para leluhur. Setelah memanjatkan doa mangkuk sesaji berupa makanan dan minuman yang mereka bawa untuk para leluhur, dan sisa makanan tersebut dimakan bersama.

Festival Pati Ka sumber ig chedeyputra

Festival Pati Ka sumber ig @chedeyputra

Kemudian tetua adat naik ke atas Batu Arwah menyanyikan lagu tradisional suku Lio dan disambut tarian Gawi. Tarian ini juga menandakan bahwa ritual Pati Ka dilakukan dengan baik. Tarian ini melambangkan bahwa masyarakat Ende akan bekerjasama dalam menjaga alam. Ritual ini diadakan sebagai wujud ungkapan rasa syukur atas berkat yang diterima tahun lalu.

Demikian ulasan tentang keunikan danau Kelimutu, anda tidak hanya dapat menikmati pemandangan alamnya saja tetapi juga dapat mempelajari budaya yang terdapat ditempat tersebut. Selamat trekking menuju puncak gunung untuk melihat keindahan alam yang disajikan oleh ketiga danau warna tersebut. Jangan lupa bawa air mineral untuk menemani perjalanan trekking anda.

Pastikan anda tidak mengotori tempat wisata dengan membuang sampah disembarang tempat. Mumpung di danau Kelimutu tidak ada salahnya anda mencoba makanan khasnya. Jika ingin melihat Festival Danau Kelimutu yang diselenggarakan oleh dinas pariwisata setempat datanglah dibulan Agustus.

Terimakasih telah menyimak artikel kami. Semoga bisa menjadi informasi bermanfaat untuk Anda. Untuk wisata labuan bajo silahkan kunjungi Labuan Bajo Tour. Simak artikel menarik lainnya mengenai air terjun Labuan Bajo.