Nusa Tenggara Timur merupakan surga bagi para pecinta alam, keanekargaman hayati dan kedamaian dengan suguhan surga dunia yang membentang dari udara, darat hingga dasar lautnya yang merupakan impian semua orang hingga mampu menarik perhatian turis mancanegara karena pesona alam dan sejuta keanekaragaman hayati yang ditawarkan salah satu propinsi paling eksotis di Indonesia Timur ini.

Tidak lupa, Manggarai Barat juga merupakan wilayah yang menyuguhkan deretan wisata eksotis salah satunya yaitu Pulau Koaba atau juga dikenal dengan pulau kalong yang berlokasi tidak jauh dari Taman Nasional Komodo yang masuk dalam 7 keajaiban dunia dan merupakan habitat besar bagi para kelelawar raksasa atau disebut juga kalong yang menghuni deretan pohon eksotis di dalam pulau tersebut.

Rute Menuju Lokasi

Untuk sampai di pulau dengan ribuan kelelawar buah ini, pengunjung akan disuguhkan pemandangan eksotis. Lokasi detail wisata ini terletak di Kabupaten Manggarai tepatnya di kawasan hutan lindung Mbeliling di Labuan Bajo. Apabila anda berangkat menggunakan pesawat, dapat turun di bandara terdekat atau disarankan turun di Denpasar (sekaligus mampir ke Pantai Sanur dan Kuta).

Dari Bali baru kemudian naik kapal Feri jarak jauh selama kurang lebih 4 sampai 5 jam ke Nusa Tenggara Timur. Sesampai di sana, naik bis umum ke pelabuhan Labuan Bajo lalu dilanjut dengan speedboat atau kano menuju Pulau Koaba sejuah 8 km atau memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan air.

Harga Tiket Masuk

Apabila anda hanya ingin menjejakkan kaki di pulau ini dengan menggunakan kano tentu tidak akan memakan biaya mahal, namun tempat ini dinilai bukan sebagai wisata aman untuk menjelajah sendiri karena masih berupa semak berlukar dan banyak predator lain seperti ular piton sehingga untuk dapat menyewa guide dibutuhkan biaya dari Rp 1 juta hingga 3 juta untuk paket stay overnight.

Fasilitas dan Obyek Wisata

Habitat Kelelawar, sumber ig wandarlust_

Habitat Kelelawar, sumber ig @wandarlust_

Habitat para kelelawar buah

Pulau kecil dengan rimbunan hutan lebat dan dikelilingi air biru laut yang berisikan jutaan satwa dan tumbuhan laut ini merupakan rumah bagi ribuan kelelawar besar atau kalong yang pada siang hari bertengger di pepohonan dan berkeliaran pada petang hingga malam hari untuk berburu.

Meskipun dihuni ribuan kelelawar, banyak pengunjung mengatakan sedikit susah bertemu karena kehidupan malam para nocturnal itu yang sulit dijelajahi. Namun, anda dapat mencoba untuk melihat sekitar pukul 6 petang. Namun, selain kalong terdapat juga banyak ular piton berukuran besar.

Spot Diving dan Snorkeling, sumber ig jherro_fdc

Spot Diving dan Snorkeling, sumber ig @jherro_fdc

Spot diving dan snorkeling

Water sport ekstrim ini memang yang paling dicari oleh para pecinta adrenalin sembari bermain dengan para manta dan ekosistem lain di air. Snorkeling dan diving adalah alasan mengapa wisata ini dikunjungi bukan hanya karena penampakan ribuan kalong saja. Pengelola wisata di dekat pelabuhan tentu telah menyediakan sewa masker, fin, pelampung, tabung gas hingga pakaian menyelam dan renang.

Ubur-Ubur, sumber ig kitadanranseltour

Ubur-Ubur, sumber ig @kitadanranseltour

Habitat ubur-ubur

Langit dan daratan tepatnya di hutan mini khatulistiwa di pulau Mangiatan adalah rumah bagi para ubur-ubur untuk berkembang biak yang merupakan makanan manta yang tersebar di kepulauan Flores dan beberapa spesies burung yang
turut meramaiakan suasana.

Menghabiskan waktu di kawasan wisata alam seperti Pulau Koaba ini merupakan pilihan paling tepat untuk dapat melihat langsung kebesaran Tuhan yang memberikan keistimewaan bagi Indonesia dengan beragam budaya, pesona alam dan keanekaragaman hayati. Demikian ulasan tentang Pulau Koaba, tempat wisata alam laut yang menakjubkan. Untuk melihat tempat wisata Labuan Bajo lainnya, silahkan kunjungi Wisata Labuan Bajo.