Berwisata sebenarnya tidak hanya memiliki manfaat hiburan. Ternyata wisata juga bisa bernilai edukatif dengan informasi-informasi yang bisa kita dapatkan di obyek-obyek wisata yang kita kunjungi. Selain itu, yang menjadi daya tarik suatu daerah tidak hanya obyek-obyek wisata alamnya. Terdapat pula hal-hal yang terkait budaya yang menarik untuk ditelusuri dan dipelajari selama kita berwisata. Jika Anda memilih Labuan Bajo untuk tujuan wisata Anda selanjutnya, selain mengunjungi Pulau Komodo dan pantai-pantai eksotisnya, menarik pula untuk mengetahui unsur budaya setempat seperti suku asli Labuan Bajo.

Labuan Bajo sendiri adalah sebuah nama kelurahan dari 19 kelurahan dan desa lainnya yang berada di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, tepatnya terletak di sebelah barat pulau Flores. Kelurahan Labuan Bajo ini pun sebagai pintu gerbang menuju Pulau Komodo, yaitu salah satu pulau wisata yang terkenal dengan keindahannya serta keberadaan Komodo, salah satu hewan legendaris yang saat ini dilestarikan. Nah, apa saja keunikan Labuan Bajo lainnya, simak informasi yang dirangkum oleh paket wisata Labuan Bajo berikut ini.

Keunikan Suku Asli Bajo

Asal kata Labuan itu sendiri adalah pelabuhan, atau tempat berlabuh. Sementara kata Bajo itu adalah nama suku Bajo itu sendiri dimana suku ini berasal dari kepulauan Sulu, Filipina Selatan yang kemudian berlayar ke Sulawesi hingga Nusa Tenggara Timur dan singgahlah mereka di daerah yang saat ini bernama Labuan Bajo.

Banyak hal menarik dari suku Bajo ini yang dapat dilihat, salah satunya status suku ini merupakan pendatang, bukan penduduk asli etnis Flores, tetapi uniknya mereka sebagai peletak batu pertama berdirinya daerah Labuan Bajo. Suku Bajo sendiri sejak dulu hingga sekarang menganut agama Islam, dan sejak datang ke pulau Flores hingga terbentuklah daerah Labuan Bajo, suku Bajo terus hidup rukun berdampingan dengan suku lain yang beragama Kristen.

Pemukiman Suku Asli Labuan Bajo, sumber ig wdkds

Pemukiman Suku Asli Labuan Bajo, sumber ig @wdkds

Suku Bajo sendiri tetap menghargai adat dan budaya dari suku asli sebagai penghuni pulau Flores. Sebaliknya suku asli Flores pun menghargai suku Bajo sebagai pendatang hingga nama Bajo pun dijadikan nama kelurahan. Keunikan dari suku Bajo lainnya adalah kemampuan rata-rata orang Bajo saat menyelam menahan nafasnya di dalam laut bisa bertahan hingga 5 – 13 menit ketika mencari ikan, gurita, kepiting, dan sebagainya.

Terjadi Perubahan Genetik

Hal tersebut menjadi perhatian khusus dari seorang peneliti kandidat doktor di Pusat Geo Genetika dari University of Copenhagen, Melissa Llardo. Llardo melakukan penelitian terhadap suku asli Bajo selama beberapa bulan. Llardo pun melakukan perbandingan terhadap suku Saluan yang merupakan salah satu suku di Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan antara suku Saluan dan suku Bajo.

Setelah sampel terkumpul dari pengumpulan ludah orang Saluan dan orang Bajo, maka hasil dari penelitian Llardo menyatakan bahwa ukuran limpa orang Bajo rata-rata 50% lebih besar dibandingkan ukuran limpa orang Saluan. Maka hal itu membuktikan bahwa telah terjadi perubahan genetik pada orang-orang Bajo dimana mereka beradaptasi dengan kehidupan di laut, terutama dalam aktivitas menyelam yang sudah menjadi kebiasaan mereka sehari-hari sejak dulu.
Perubahan genetik ini sudah terjadi sejak dulu dari berbagai generasi suku Bajo, karena nenek moyang mereka pun adalah pelaut yang ulung baik dalam berlayar ke tempat-tempat jauh maupun kehebatan mereka dalam menangkap ikan, dimana kehidupannya pun hanya bergelut di perairan semata yang sekaligus menjadi basis ekonomi bagi mereka.

Kesimpulannya adalah kelurahan Labuan Bajo saat ini sudah berkembang menjadi sebuah destinasi wisata yang dikenal sebagai daerah pelabuhan nelayan suku asli Bajo meski saat ini penghuni Labuan Bajo pun sudah dari berbagai suku. Meski arus modernisasi semakin berkembang cepat, tetapi kebiasaan dari suku Bajo dalam melaut tidak pernah berubah. Semoga bermanfaat.

Demikian ulasan mengenai suku asli Labuan Bajo untuk Anda. Selain dikenal sebagai salah satu destinasi pariwisata, mengenal kebudayaan asli Labuan Bajo bisa menjadi hiburan tersendiri dan memberikan sensasi yang berbeda ketika mengunjunginya. Jangan lupa untuk menyimak terus informasi wisata Labuan Bajo di halaman labuanbajotour.com. Selamat menikmati wisata Anda!