Lelah atau capek adalah hal yang tidak bisa kita elakkan. Karena memang setiap tubuh manusia memiliki batasnya masing-masing. Berbagai aktivitas yang kita lakukan sehari-hari bisa terus dilakukan sampai tubuh mencapai batasnya dan merasa capek. Begitu juga, yang menjadi penyebab lelah saat traveling.

Traveling membutuhkan tenaga yang tidak sedikit. Karenanya, para traveler perlu mempersiapkan kesehatan tubuhnya. Apabila tubuh tidak sehat, tubuh tidak memiliki energi untuk melakukan kegiatan traveling. Di samping itu, tubuh yang sehat saja masih membutuhkan asupan energi agar penyebab lelah saat traveling tidak langsung dirasakan.

Selain tubuh yang tidak sehat, kurang fit dan kekurangan asupan energi dari makanan, apa saja yang menjadi penyebab lelah saat traveling? Untuk itu, kami mengulas beberapa penyebab yang sering membuat para traveler merasa mudah lelah atau capek saat traveling. Simak ulasan dibawah ini sampai selesai ya.

1. Terlalu Banyak Destinasi dalam Satu Hari

Saking bersemangatnya melakukan traveling, tidak sedikit para traveler yang membuat list daftar destinasi wisata yang akan dikunjungi yang banyak agar tidak rugi meskipun waktu liburan sangatlah singkat. Hal tersebut menuntut agar kita mampu memenuhi list daftar yang sudah dibuat sebelumnya dalam waktu sesingkat mungkin. Ibarat kata banyak destinasi dalam satu hari.

Tanpa disadari cara inilah yang membuat traveling Anda tidak dapat dinikmati secara maksimal karena tergesa-tegas dan juga membuat badan Anda mudah merasakan lelah dan letih. Untuk itu, Sebaiknya Anda memilih destinasi wisata dengan memperhatikan waktu yang kamu punya dan juga lokasi dengan tempat tinggal.

2. Kurang Tidur

Banyak aktivitas, namun kurang istirahat jadi penyebab munculnya kelelahan yang paling umum. Terlebih saat traveling Anda akan banyak melakukan aktivitas yang berkaitan dengan fisik. Untuk itu Anda perlu melakukan istirahat yang cukup.

Destinasi Traveling, sumber ig shallwegohometravel
Destinasi Traveling, sumber ig @shallwegohometravel

Walaupun saat traveling, bukan berarti kamu jadi seenaknya melupakan waktu istirahat kamu. Pastikan waktu tidur malam tidak kurang dari 6 jam agar bangun dalam kondisi tubuh yang bugar dan bisa beraktivitas lebih semangat.

3. Kurang Asupan Vitamin dan Makanan Bernutrisi

Penyebab mudah lelah yang sering dialami oleh traveler adalah kurangnya asupan vitamin dan makanan yang bernutrisi. Jangan sampai Anda hanya sarapan selembar roti atau gorengan. Tak heran Anda cepat lelah . Usahakan asupan gizi harian Anda tercukupi dengan porsi yang sesuai dan zat gizi lengkap serta seimbang.

Ketika asupan gizi yang tubuh butuhkan telah terpenuhi tentu akan memberikan daya tahan tubuh untuk beraktivitas selama seharian dan tidak mudah lelah. Mengenai vitamin juga, mengkonsumsi vitamin dapat menjaga kesehatan sekaligus memperkuat daya tahan tubuh selama travelling.

Sebagai referensi bagi Anda yang masih bingung dalam menentukan vitamin mana yang akan Anda bawa, Anda bisa mencoba vitamin c yang berkhasiat untuk meningkatkan antibodi. Selain itu, vitamin c juga dapat membantu mencegah penyakit flu.

4. Kekurangan Cairan Tubuh

Mengonsumsi air putih yang cukup sangat dibutuhkan oleh tubuh apalagi saat banyak melakukan aktivitas fisik seperti solo traveling. Saat traveling, Anda menempuh perjalan yang jauh dengan membawa barang bawaan tentu akan menguras tenaga dan cairan tubuh.

Beberapa orang yang mengeluh tentang kelelahan, sebenarnya mengalami dehidrasi. Coba Anda bayangkan lebih dari 70% berat tubuh manusia adalah cairan, dengan melakukan aktivitas fisik saat berpergian dapat mengurai drastis cadangan cairan dalam tubuh.

Maka pantas saja saat Anda kekurangan mengkonsumsi air dapat mengalami kelelahan. Untuk itu, selalu bawa air mineral kemanapun kamu pergi, toh sebotol air mineral itu gak begitu berat, bukan? Selain mengurangi rasa lelah mengonsumsi air putih dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

Alternatif yang bisa cepat mengatasi kekurangan cairan tubuh adalah dengan meminum minuman pengganti cairan tubuh seperti minuman yang mengandung ion atau cairan seperti oralit. Namun untuk minuman ini sebaiknya hanya dikonsumsi saat tubuh benar-benar kekurangan cairan saja. Apabila tubuh normal, cukup meminum air mineral biasa.

5. Mengeluh

Kebiasaan mengeluh kadang-kadang sering muncul saat ketika ada rencana yang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Misalnya, saat ditengah perjalanan menuju lokasi wisata Anda mengalami kendala seperti ban bocor sehingga membuat bawaanya pengen mengeluh dan kesal.

Ilustrasi Asupan Gizi, sumber : Suara Merdeka
Ilustrasi Asupan Gizi, sumber : Suara Merdeka

Tentu pada ulasan kali ini tidak melarang Anda untuk mengeluh, sebenarnya tidak masalah nantinya Anda mengeluh asalkan tidak berlebihan. Karena dari tinjauan kesehatan, mengeluh dapat membuat suasana menjadi negatif yang akhirnya secara psikologis membuat diri terasa stress dan makin lelah. Nah, untuk itu usahakan untuk selalu berpikir positif dan semangat selama traveling.

6. Shock Culture

Shock Culture adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mental dan fisik yang kaget akan perubahan budaya atau kebiasaan ketiak memasuki suatu lingkungan yang baru. Misalnya saja seperti tata cara berbahasa, aturan-aturan yang berlaku, kebiasaan masyarakat dan lain sebagainya.

Nah, banyaknya hal yang berbeda kita dapati saat traveling memaksa kita untuk beradaptasi dengan cepat dan tepat, sehingga hal ini juga membuat kita lelah secara mental dan fisik. Untuk itu, usahakan agar kamu mencari informasi melalui internet atau dengan bertanya-tanya kepada orang yang sudah berpengalaman traveling ke sana. Setidaknya kamu bisa mengantisipasi shock culture yang akan terjadi.

Semoga informasi terkait penyebab lelah saat traveling ini bermanfaat untuk Anda. Traveling adalah aktivitas yang menyenangkan. Jangan sampai menjadi masalah hanya karena persiapan yang kurang. Simak berbagai informasi wisata lainnya di labuanbajotour.com.

Chat WhatsApp whatsapp