Labuan Bajo berada di daerah Nusa Tenggara Timur. Lokasi wisata ini menjadi akses menuju berbagai spot wisata, tradisi dan kuliner khas suku asli setempat. Daging Se’i adalah salah satu kuliner khas NTT yang dapat Anda temukan saat berkesempatan mengunjungi spot wisata ini.

Meskipun Labuan Bajo merupakan sebuah kota, namun tempat ini menjadi pintu masuk wisatawan untuk menikmati segala daya tarik yang terdapat di Nusa Tenggara Timur. Bukan hanya pulau Komodo, NTT juga memiliki banyak spot wisata lainnya. Para wisatawan bahkan bisa bertemu dengan penduduk setempat dan menikmati kebudayaan serta kulinernya.

Mengenal Se’i

Daging Se’i adalah olahan yang mula-mula dikerjakan oleh Masyarakat asli Rote yang mendiami Pulau Rote, sebuah pulau yang berada paling selatan dari wilayah Nusa Tenggara Timur. Pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Rote Ndao. Produksi Se’i berkembang hingga seluruh wilayah di Nusa Tenggara Timur termasuk di Labuan Bajo, bahkan di beberapa daerah di Indonesia.

Daging Se’i atau Se’i adalah daging asap yang khas berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur. Daging dimasak dengan kayu bakar yang berjarak jauh, sehingga bukan lidah api yang mematangkan daging, melainkan asap panas.

Se'i Sapi, sumber : IDN Times
Se’i Sapi, sumber : IDN Times

Terdapat se’i dari daging sapi, daging kambing bahkan akhir-akhir ini terdapat juga se’i dari daging ikan. Apabila baru diasap, daging ini bisa langsung dimakan dengan mengirisnya secara tipis. Namun apabila daging ini telah disimpan beberapa hari, maka harus digoreng kembali, atau dimasak dalam tumisan bunga pepaya dan sayur-mayur lainnya.

Kayu untuk memasak Daging Se’i

Aroma asap dari kayu pohon kosambi (schleisera oleosa) sebagai bahan bakarnya membuat cita rasa masakan daging ini sangat khas. Dimakan begitu saja akan terasa begitu enak, apalagi bila dibumbui. Kayu api yang dipakai adalah kayu dari pohon kosambi yang keras sehingga menciptakan api yang kuat dan bukan saja dapat mematangkan daging tetapi juga membuat daging berwarna merah segar seperti daging mentah, lebih awet, dan memberikan cita rasa asap yang khas.

Menjadikan Se’i sebagai Oleh-oleh

Harga se’i daging sapi ini relatif mahal yaitu berkisar dari Rp. 50.000 per kilogram atau tergantung jenis daging seperti sapi, kambing, atau ikan. Pedagang juga sering menawarkan daging asap ini berpasangan dengan sambal luat, yaitu sambal khas Nusa Tenggara Timur yang mengandung jeruk, tomat, dan daun kemangi. Sambal ini juga sangat khas dan cocok dinikmati dengan sajian khas yang satu ini. Apalagi ditambah dengan sayur asem, sayur jagung bose, atau sayur lainnya sesuai keinginan Anda.

Beberapa tempat di Labuan Bajo menjajakan Se’i sebagai kuliner khas daerah dan dijadikan sebagai oleh-oleh dalam kemasan yang dibungkus dengan plastik kedap udara dan dibekukan. Jadi bagi Anda yang perjalanan agak jauh tidak perlu khawatir karena takut dagingnya rusak. Tetapi bagi Anda yang ingin mencoba memasak sendiri bisa membeli daging yang masih segar dan dibungkus dengan kantong plastik biasa (tidak kedap udara).

Sajian Se'i, sumber : Makassar Terkini - Terkini ID
Sajian Se’i, sumber : Makassar Terkini – Terkini ID

Pengawetan Daging Se’i

Di daerah-daerah penghasil daging seperti di Nusa Tenggara Timur banyak dijumpai proses pengawetan daging dengan dikeringkan melalui penjemuran, penggaraman, dan pengasapan. Pengasapan adalah teknik mengawetkan makanan dengan kombinasi antara pemanasan dan pengasapan untuk mematangkan daging sekaligus mengeluarkan kandungan air sehingga mampu mencegah tumbuhnya mikroba serta memperlambat proses pembusukan. Sehingga apabila disimpan dalam suhu kamar hingga seminggu dan daging asap ini masih segar untuk dinikmati.

Teknik pengasapan bukan saja mengawetkan melainkan juga menambah rasa asap yang khas dan nutrisi yang terjaga pada makanan. Jenis se’i yang dikemas kedap udara dan dibekukan, bisa tahan berbulan-bulan di lemari pembeku. Namun berhubung daging asap ini memiliki tekstur yang agak kering dan keras, maka cara mengolah yang lebih baik adalah dengan mengirisnya tipis-tipis.

Cara Pembuatan

Bagi Anda yang tidak bisa mencicipi secara langsung kelezatan kuliner ini bisa mencoba untuk memasaknya sendiri atau bersama keluarga di rumah. Agar Anda tidak penasaran bagaimana cara memasaknya, berikut informasinya dibawah ini:

Bahan-bahan

Dalam pembuatan kuliner khas ini, Anda perlu menyiapkan bahan-bahan dibawah ini terlebih dahulu dengan takaran sesuai keinginan. Daging yang sudah diasap, Siung bawang merah, bawang putih, bawang bombay, buah cabai rawit, buah cabai merah keriting, ikat kecil kemangi, buah tomat, Lada bubuk, Saus tiram, Garam, Gula, Air.

Se'i Sapi Lamalera, sumber : Grab Indonesia
Se’i Sapi Lamalera, sumber : Grab Indonesia

Proses Memasak

Proses memasak dapat dilakukan dengan gambaran umum seperti yang tertera dibawah ini:

  1. Terlebih dahulu membeli daging Se’i tergantung keinginan bisa Se’i sapi, se’i kambing, atau se’i ikan
  2. Iris daging se’i sapi nya tipis-tipis atau sesuai selera
  3. Iris tipis bawang merah, bawang putih, bawang Bombay, cabai, dan tomat
  4. Panasakan minyak hingga mendidih
  5. Tumis bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay, sampai harum
  6. Tambahkan cabai, setelah terasa matang masukkan tomat
  7. Tambahkan sedikit air
  8. Diamkan sejenak agar sampai bumbu matang dengan air mendidih dan menyusut
  9. Atau boleh tidak menggunakan air, tergantung keinginan
  10. Masukkan daging Se’i sapinya
  11. Tambahkan lada bubuk, gula, garam, saos tiram, dan kecap manis
  12. Aduk rata sampai bumbu meresap
  13. Masukkan Se’i sebentar saja ±5 menitan agar daging tidak keras
  14. Tambahkan daun kemangi
  15. Aduk rata dan rasa
  16. Jika terasa cukup, siap disajikan

Itu dia berbagai informasi seputar kuliner Se’i khas Nusa Tenggara Timur yang dapat dinikmati sembari berwisata di Labuan Bajo. Simak terus berbagai informasi wisata lainnya di labuanbajotour.com. Jika terdapat pertanyaan, kritik dan saran, silahkan masukkan di kolom komentar.

Chat WhatsApp whatsapp